24 July 2024
25.9 C
Palu

Kembangkan Pengetahuan Mahasiswa Tentang Teknologi AI

Fakultas Teknik Untad Jalin Kerjasama dengan AWL,Inc

Must read

PALU – Di tengah perkembangan teknologi digital yang semakin pesat, penggunaan AI (Artficial Intelligence) makin meningkat. Aplikasi AI yang dikenal dengan kecerdasan buatan itu kini banyak digunakan masyarakat di Indonesia, baik digunakan untuk keperluan belajar, kerja hingga banyak juga dimanfaatkan orang Indonesia untuk berbisnis.

Melihat trend penggunaan AI ini, Civitas Fakultas Teknik Untad Program Studi Teknik Informatika dan Sistem Informasi kemudian melihat peluang besar agar mengenal secara khusus tentang AI untuk pengembangan keilmuan mahasiswa yang ada disana.

Hal itupun terwujud pada, Senin (5/2) kemarin. Fakultas Teknik Untad Jurusan Teknologi Informasi Program Studi Teknik Informatika dan Sistem Informasi mengandeng salah satu perusahaan teknologi asal Japan yakni AWL,Inc untuk bekerjasama terkait pengembangan keilmuan aplikasi AI untuk ditampilkan dalam sebuah perangkat.

Penandatanganan tersebut dilaksanakan di ruang senat Fakultas Teknik Untad yang diwakili oleh Dekan Fakultas Teknik Untad, Dr. Ir. H Andi Arham Adam, S.T., M.Sc.,Ph.D  dan perwakilan dari AWL,Inc. Mina Tsuchida selaku Chief Human Resources Officer.

Dalam sambutannya, Dekan Fakultas Teknik mengatakan dengan hadirnya kerjasama ini menunjukkan tidak adanya batasan-batasan untuk membangun kolaborasi dalam rangka pengembangan ilmu pengetahuan. Menurutnya, hal-hal yang masih kurang dalam pelayanan pendidikan di Fakultas Teknik dapat teratasi dengan adanya kolaborasi-kolaborasi seperti ini.

“Dengan adanya kerjasama ini maka ini akan menjadi platform untuk tukar menukar informasi dan saling bertukar ide,” bebernya.

Menurutnya secara kualitas pendidikan di Untad, kolaborasi ini sangat efektif apalagi katanya dengan visi misi Untad yang menuju standar Internasional di tahun 2045, maka peluang itu kata dia sangat terbuka lebar.

“Karena kita juga masih terbatas peralatan juga, kalau kerjasama sangat membantu, contohnya saja ini mereka (AWL,Inc) bawa peralatan sendiri dari Jepang untuk digunakan mahasiswa belajar. Saya berharap ini dapat memperkaya metode belajar bagi mahasiswa, karena didukung dengan perlatan yang mumpuni,” pungkasnya.

Ditemui disela-sela kegiatan, Mina Tsuchida mengaku sangat senang bisa melakukan kerjsama dengan Fakultas Teknik Untad Jurusan Teknologi Informasi Program Studi Teknik Informatika dan Sistem Informasi. Dia mengakui, keinginannya menjalin kerjsama bermula saat salah satu Dosen di Untad pernah magang dan bekerja di perusahaanya. Melihat keuletan dan kinerja yang bagus saat bekerja di perusahaanya, dia menilai bahwa pendidikan di Untad sangat baik.

“Kami memiliki satu perusahaan yang ada di Jakarta. Di samping pengambangan bisnis, kami juga ingin berkembang bersama-sama dengan yang berkolaborasi dengan perusahan kami, salah satunya dengan melakukan kolaborasi di Untad, sehingga kedepan bisa menghasilkan dua entitas yang sangat berkembang di Indonesia,” bebernya.

Dia juga menambahkan, seiring berjalannya waktu dia menyadari bisnis yang semakin berkembang tentunya membutuhkan sumber daya manusia atau human power. Menurut pandangannya orang-orang Indonesia dalam melakukan suatu pekerjaan sangat terampil, dari situlah dia tertarik untuk berkolaborasi dengan sejumlah pihak termasuk Jurusan Teknologi Informasi di Untad.

“Kami inginkan jumlah human powernya bisa berkembang. Target kerjsama ini agar saling membuat ekosistem di dunia AI semakin berkembang,” pungkasnya.

Sementara itu, PIC Kegiatan, Yuri Yudhaswana Ph.D mengungkapkan kedatangan pihak AWL.Inc kali ini merupakan yang ketiga kalinya, setelah sebelumnya datang melakukan kunjungan ke Untad. Sebagai salah satu orang yang memiliki peran dalam kerjasama ini, Yuri mengaku sempat mengalami kesulitan untuk mengajukan kerjasama.

“Awalnnya ini sangat susah karena kita harus menyiapkan data terkait prestasi. Memang pada saat itu saya bertanya ke beberapa pihak-pihak seperti prestasi apa yang pernah didapatkan. Setelah terkumpul lalu saya ajukan dan mereka setuju,” tuturnya.

Dalam perjanjian MoU yang ditandatangani keduabela pihak tersebut, Yuri menyebutkan sedikitnya ada empat point yang disepakati. Namun, untuk kerjasama dalam waktu dekat ini, pihak AWL.Inc bakal memberikan khursus kepada mahasiswa yang sudah terpilih untuk diberikan pengenalan lebih dalam terkait teknologi AI.

“Dari pihak prodi mengharapkan mahasiswa itu akan mendapatkan pengalaman belajar yang berbeda. Karena mereka ini dari luar negeri dan juga mereka adalah praktisi. Artinya apa ? kalau dari kami dosen ini hanya sebatas memberikan teori. Tapi disini mereka bisa langsung praktik karena diajarkan langsung oleh praktisinya jadi mereka tahu keuntungan dan kerugian, tantangan dan hambatan mereka sudah tahu,” tambahnya.

Dengan adanya kolaborasi itu, Yuri berharap mahasiswa dapat memanfaatkan teknologi Ai untuk kepentingan mereka, misalnya untuk skripsi atau bahkan bisa dimanfaatkan untuk membuka usaha. Dengan dipilihnya sejumlah mahasiswa untuk mengikuti khursus ini, Yuri juga berharap akan memberikan efek domino dilingkungan jurusan teknologi informasi Untad.

“Karena ini baru sekitar 10 orang yang dilatih dan mereka dilatih khusus dan saya harapkan untuk memberikan pengetahuan itu kepada teman-  teman dan adik adiknya, sehingga pengalaman ini dan ilmunya cepat tersebar agar kita dapat menciptakan ekosistem baru di prodi,” tutupnya.(win)

Latest article

More articles

WeCreativez WhatsApp Support
Silahkan hubungi kami disini kami akan melayani anda 24 Jam!!