25 June 2024
24.4 C
Palu

Dilahap Si Jago Merah, Delapan Mebel Hangus di Jalan Trans Sulawesi

Must read

PALU – Si jago merah kembali beraksi. Kali ini sebanyak 8 lapak mebel di Jalan Trans Sulawesi hangus terbakar pada Jumat (20/10) malam, sekitar pukul 19.15 WITA. Kondisi lapak yang sebagian besar adalah kayu ditambah posisi lapaknya yang berdekatan dengan laut membuat api dengan cepat membesar dan merembet dari lapak satu ke lapak lain. Belum diketahui penyebab kebakaran dan kerugian atas kejadian tersebut.

Dari pantauan Radar Sulteng, personel Disdamkarmat juga sempat menunggu petugas PLN untuk datang ke lokasi, karena beberapa kabel listrik menjadi penghalang untuk gerakan-gerik dari personel pemadam kebakaran mencapai titik api. Sementara arus lalu lintas dari dua arah selama proses kebakaran terputus, hanya terlihat untuk roda dua sempat dialihkan ke jalan pintas di antara lokasi pergudangan di sekitar TKP.

“Ini lapak dagangan mebel yang terbakar, ada delapan lapak, lokasinya tepat antara dua perbatasan wilayah, yang terbakar di Kelurahan Layana itu tiga lapak mebel dan lima lapak mebel untuk wilayah Tondo,” kata Kepala Disdamkarmat Kota Palu, Yohan Wahyudi kepada Radar Sulteng, saat ditemui di lokasi kejadian.

Kata Yohan, karena waktu kebakaran disaat warga menunaikan salat Isya, sehingga informasi yang masuk ke Disdamkarmat lambat. “Posisinya warga sedang salat Isya di masjid, selesai salat mereka melihat posisi sudah terbakar, kurang lebih tadi pukul 7 lewat lah. Menurut informasi warga tidak ada korban,” lanjut Yohan.

Untuk dugaan kebakaran, Yohan mengakui belum bisa dipastikan, nanti setelah melakukan pemadaman baru akan dilakukan investigasi lebih lanjut. Begitu juga diketahui kerugian yang ditaksir, nanti akan diselidiki. “Teman-teman PLN juga sudah berada di lokasi, kita belum bisa mengetahui alasannya apa,” singkatnya.

Dalam kebakaran ini, Disdamkarmat Kota Palu menurunkan sebanyak 6 unit armada dengan rincian 3 armada penembak, 2 armada suplai dan satu unit armada pompa, didukung sekitar 70-an personel. “Pengisian ulang air kita ambil titik terdekat di SMA Pelayaran yang ada di Talise,” sebut Yohan.

Yohan juga menambahkan, kondisi api sangat cepat membesar dan merembet karena bahan yang terbakar adalah kayu kemudian letaknya berada di wilayah pesisir, dengan kondisi angin yang cukup kencang sehingga penyebarannya cukup cepat.

“Kami juga mengimbau kepada warga untuk berhati-hati. Jika misalnya meninggalkan rumah untuk posisi kosong tolong dicek alat-alat listriknya, kalau bisa dicabut semua jangan diposisikan stand by, karena biasanya menyebabkan kebakaran. Kemudian terkait dengan penggunaan alat-alat masak agar lebih berhati-hati,” tutup.(acm)

Latest article

More articles

WeCreativez WhatsApp Support
Silahkan hubungi kami disini kami akan melayani anda 24 Jam!!