15 June 2024
28.5 C
Palu

Perkuat Hubungan Umat Beragama di Palu

Tondo dan Nunu Jadi Kampung Moderasi Beragama

Must read

PALU – Wali Kota Palu diwakili Asisten Perekomomian dan Pembangunan Setda Kota Palu dr.H.Husaema menghadiri acara Launching Kampung Moderasi Beragama Kota Palu tahun 2023. Acara dilaksanakan di Aula Vihara Karunadipa Palu, jalan Sungai Lariang, Kelurahan Nunu, Rabu (27/7) kemarin.

Dikesempatan tersebut, Asisten 2 Setda Kota Palu menyampaikan rasa bangga dan bersyukur melihat semangat kebersamaan dan toleransi yang telah tumbuh subur di tengah-tengah masyarakat di Kota Palu.

Melalui program kampung moderasi beragama ini, seuruh pihak katanya harus berkomitmen untuk memperkuat persaudaraan antar umat beragama, mempererat tali silaturahmi, serta mewujudkan harmoni dan kedamaian yang berlandaskan pada nilai-nilai kebhinnekaan.

“Kampung moderasi beragama merupakan inisiatif yang tidak hanya menjadi tugas pemerintah, tapi juga melibatkan partisipasi aktif dari seluruh elemen masyarakat,” ujarnya.

Dia juga mengajak seluruh masyarakat untuk menciptakan lingkungan yang inklusif dan menghargai perbedaan, di mana setiap individu merasa dihargai, dihormati, dan saling mendukung untuk memajukan kota yang tercinta ini.

Adapun tujuan utama dari program ini, lanjut Husaema adalah untuk memahami dengan lebih baik tentang ajaran dan kepercayaan masing-masing umat beragama yang ada di Kota Palu.  Dengan pemahaman yang baik, maka akan lebih mudah menjalin hubungan yang harmonis, serta dapat bersama-sama mengatasi berbagai permasalahan yang dihadapi oleh masyarakat.

“Mari jadikan Kota Palu sebagai contoh nyata bagi kota-kota lain, tentang betapa pentingnya menjaga keberagaman dan menghargai perbedaan untuk membangun masyarakat yang kuat dan sejahtera,” pungkasnya.

Dihari yang sama, Kelurahan Tondo juga resmi dilaunching menjadi kampung moderasi beragama. Kegiatan launching tersebut dilaksanakan di Aula Pertemuan Huntap Tondo.

Sebelumnya, berkaitan dengan program kampung moderasi beragama, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Palu, Nasrudin L. Midu telah mendiskusikan hal tersebut bersama Wali Kota Palu, H Hadianto Rasyid SE, (18/7) yang lalu. Dikesempatan itu, Nasrudin mengungkapkan ada dua Kelurahan di Kota Palu diantaranya Kelurahan Tondo, Kecamatan Mantikulore dan Kelurahan Nunu, Kecamatan Tatanga yang akan dijadikan kampung moderasi beragama.

Dia juga menyebutkan bahwa program tersebut diinisiasi oleh Kementerian Agama Kota Palu dengan tujuan demi membangun umat yang moderat. Pemilihan dua kelurahan tersebut berdasarkan juknis dan juklak yang telah ditetapkan dari pusat. Melalui penyuluh agama setempat, Kementerian Agama Kota Palu melakukan survey lapangan dalam proses pencanangan kampung moderasi itu.

“Kampung ini kita akan jadikan pilot project untuk membangun umat yang moderat. Jadi penyuluh agama itu turun ke setiap kelurahan untuk meminta konfirmasi lewat juknis dan juklak yang dibuat oleh pusat,” jelasnya.

Diketahui, indikator moderasi beragama sendiri dilihat dari adanya 4 (empat) pilar utama, diantaranya komitmen kebangsaan, menjunjung tinggi nilai-nilai toleransi, anti kekerasan, dan menghormati budaya-budaya setempat. “Nah itu yang ingin kita garap, Insya Allah dua kelurahan ini akan kita jadikan contoh untuk membangun nilai-nilai moderasi beragama di Kota Palu,” imbuh Nasrudin.(win)

 

 

Latest article

More articles

WeCreativez WhatsApp Support
Silahkan hubungi kami disini kami akan melayani anda 24 Jam!!