15 June 2024
28.5 C
Palu

Bocah SD di Lero Lolos dari Dugaan Upaya Penculikan

Must read

DONGGALA – Seorang bocah Sekolah Dasar (SD) bernama Inisial IR (8) diduga nyaris jadi korban penculikan di Desa Lero, Senin (16/1/23) kemarin.

Berdasarkan keterangan dari warga, kejadian bermula ketika IR bersama tiga temannya baru saja pulang dari sekolah sekitar pukul 10.00 wita.

Di perjalanan, lima orang pria berboncengan dengan tiga unit sepeda motor menghampiri IR dan teman-temannya. Salah satu pria menawarkan minuman gelas kepada IR.

IR yang tak mengenal para pria itu kemudian menolak tawaran tersebut dan mencoba lari. Namun salah satu pria menarik IR hingga lengan bajunya sobek. IR spontan berteriak. Warga yang mendengar adanya dugaan percobaan penculikan kemudian berdatangan dan menghampiri IR dan mencoba melakukan pengejaran terhadap pelaku.

Seorang pria yang diketahui bernama Haeruddin berhasil ditangkap warga. Sementara empat rekannya melarikan diri. Haeruddin yang berhasil ditangkap kemudian langsung dibawa ke Polsek Sindue untuk diamankan dari amukan warga.

Siang menjelang sore, warga semakin banyak berdatangan ke Polsek untuk melihat wajah pelaku. Pihak Polsek Sindue kemudian mengevakuasi Haeruddin ke Mako Polres Donggala untuk diamankan.

“Masih dugaan. Pelaku saat ini kami evakuasi ke Polres Donggala karena banyak warga yang datang ingin melihat,” sebut Kapolsek Sindue, Ipda Moh Fauzi.

Perlu diketahui, pelaku Haeruddin merupakan warga asal, Sulawesi Selatan.

Korban IR yang diminitai keterangan pihak kepolisian dan warga menyebutkan ciri-ciri pelaku yang melarikan diri. Pelaku menggunakan motor matik berwarna putih dan hitam.

Korban mengaku, sebelumnya para pria itu mondar mandir dan mengikuti dirinya dari belakang lalu kemudian menawarkan minuman gelas Ale-ale. Salah seorang pria itu memaksa agar korban mengambil minuman tersebut. “Orang itu bilang, ambil saja, tidak ada racunnya ini,” ujar korban menirukan bahasa pria tersebut.

Korban mengaku sudah sempat ditarik oleh pelaku, namun belum sempat diangkut ke atas motor. Korban yang merasa ketakutan dan memberontak kemudian berteriak minta tolong. “Saya teriak, pas sudah datang warga, dia lepas saya. Baru saya lari,” ucapnya.

Saat ini pihak kepolisian masih melakukan pengembangan terhadap kasus tersebut. (ujs)

Latest article

More articles

WeCreativez WhatsApp Support
Silahkan hubungi kami disini kami akan melayani anda 24 Jam!!