25 June 2024
24.4 C
Palu

28 Tahun Telkomsel, Buka Peluang Penguatan Inklusi Ekosistem Digital Indonesia

Must read

JAKARTA – 28 tahun Telkomsel hadir mendampingi masyarakat dan konsisten untuk terus bergerak maju berkontribusi untuk kemajuan bangsa.

Selama perjalanan tersebut, Telkomsel terus memperkuat perannya sebagai penyedia layanan dan solusi gaya hidup digital mobile kelas dunia yang terpercaya melalui layanan dan solusi digital mobile inovatif yang melebihi ekspektasi para pengguna, menciptakan nilai lebih bagi para shareholder, serta mendukung pertumbuhan ekonomi bangsa.

Memaknai usia 28 tahun ini, Telkomsel mengusung semangat #BersamaJadiTerdepan untuk membuka semua peluang kemajuan dalam memperkuat inklusi ekosistem digital di Indonesia secara berkelanjutan melalui tiga pilar digital, yakni sebagai penyedia Digital Connectivity, Digital Platform, dan Digital Service yang andal untuk menghadirkan solusi serta inovasi layanan yang sesuai kebutuhan masyarakat.

Direktur Utama Telkomsel Hendri Mulya Syam mengatakan, segenap Manajemen dan Karyawan Telkomsel menyampaikan rasa syukur serta apresiasi yang luar biasa atas kepercayaan para pelanggan, masyarakat, shareholder, dan seluruh stakeholder lainnya yang selama 28 tahun ini selalu setia mengandalkan serta berkolaborasi bersama Telkomsel, dan #BersamaJadiTerdepan membuka semua peluang kemajuan di tiap fase kehidupan.
“Di usia 28 tahun ini, Telkomsel akan melanjutkan langkah transformasi dalam menguatkan inklusi ekosistem digital Indonesia, mendorong pemanfaatan teknologi terkini, serta memajukan iklim industri telekomunikasi dan digital yang semakin sehat,” kata Hendri.

Transformasi Telkomsel hingga usia 28 tahun sebagai perusahaan telekomunikasi telah didorong dengan memastikan ketersediaan infrastruktur jaringan berteknologi broadband terdepan yang merata, setara, dan andal hingga pelosok negeri. Langkah nyata tersebut telah diwujudkan dengan melakukan peningkatan/pengalihan (upgrade) layanan jaringan 3G ke 4G/LTE pada 504 kota/kabupaten di Indonesia yang sudah dimulai sejak tahun 2022 dan akan segera dituntaskan pada pertengahan 2023.

Komitmen tersebut juga telah mendapat pengakuan dari Ookla® Speedtest Awards™ 2022 yang menobatkan Telkomsel meraih penghargaan terbaik sebagai Fastest Mobile Network, Best Mobile Coverage, dan Best Mobile Network. Telkomsel juga secara bertahap dan terukur terus memperluas ketersediaan jaringan serta layanan broadband terkini 5G di Indonesia. Saat ini Telkomsel telah menggelar 280 BTS 5G yang tersebar di 69 kota di Indonesia. Belum lama ini, jaringan 5G Telkomsel juga dipercaya untuk mendukung Kementerian Kesehatan RI dalam uji coba 5G Robotic Telesurgery pertama di Indonesia.

Semangat Telkomsel untuk terus bersama jadi terdepan dalam membuka lebih banyak peluang bagi pelanggan dalam mendapatkan akses broadband yang andal, terus tercermin pada konsistensi perusahaan untuk mewujudkan berbagai upaya sinergi dan integrasi. Salah satu wujud nyata tersebut yakni dengan berproses menghadirkan inisiatif layanan Fixed Mobile Convergence (FMC) melalui penandatanganan Perjanjian Pemisahan Bersyarat (Conditional Spin-off Agreement/CSA) dengan TelkomGroup untuk mengintegrasikan layanan IndiHome ke Telkomsel, dan diharapkan keseluruhan proses dapat segera dirampungkan.

Integrasi layanan fixed broadband dan mobile ke dalam satu jaringan serta layanan diharapkan memungkinkan masyarakat memperoleh layanan broadband yang lebih luas, di mana pelanggan dapat berpindah tempat dengan bebas tanpa khawatir kehilangan layanan, demi mewujudkan inklusi digital.

Hendri lebih lanjut menambahkan, seiring dengan pertumbuhan pendapatan dari bisnis digital yang kini telah berkontribusi lebih dari 84,4 persen dari total pendapatan perusahaan, Telkomsel konsisten melanjutkan peta jalan transformasi melalui perluasan portofolio bisnis digital.

Salah satunya melalui INDICO sebagai anak usaha pada sektor digital sekaligus holding company yang menaungi sejumlah anak perusahaan dari emerging portofolio bisnis vertikal Telkomsel di sektor digital, seperti Fita (health-tech), Kuncie (edu-tech), dan Majamojo (gaming). Kini, INDICO tengah mengembangkan ekosistem digital Indonesia di sektor agrikultur melalui pengembangan Platform Digital Food Ecosystem (DFE). “Platform ini mengimplementasikan solusi pertanian berbasis teknologi di 40 hektar sawah di Kabupaten Wonogiri yang turut memberdayakan sekitar 50 petani padi lokal untuk meningkatkan produktivitas produk pertanian,” jelas Hendri. (*/ron)

Latest article

More articles

WeCreativez WhatsApp Support
Silahkan hubungi kami disini kami akan melayani anda 24 Jam!!