26 June 2024
24.4 C
Palu

Hindari Duplikasi Pemungutan, Perda Pajak dan Retribusi Disetujui

Must read

PALU – Rapat Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Palu dengan agenda mendengarkan pendapat akhir Wali Kota Palu atas Rancangan Peraturan Daerah tentang pajak dan retribusi daerah, dilaksanakan pada Selasa (8/8) di Ruang Sidang Utama. Rapat Paripurna ini dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Palu, Armin, didampingi wakil Ketua I, Erman Lakuana, dan Wakil Ketua II, Rizal.

Wakil Wali Kota Palu, dr Reny Lamadjido membacakan pendapat akhir Wali Kota Palu, bahwa pelaksanaan kebijakan strategis peningkatan investasi dan penciptaan kerja, sesuai amanat undang-undang Nomor 6 Tahun 2023, tentang penetapan peraturan pemerintah pengganti UU Nomor 2 Tahun 2022 tentang cipta kerja, membutuhkan peningkatan penyelarasan kebijakan antara pemerintah pusat dan daerah. Dalam hal percepatan proyek strategis nasional, pengaturan mengenai penataan administrasi perpajakan daerah dan penyelenggaraan kemudahan berusaha.

Sehingga dilakukanlah penyesuaian atas beberapa pengaturan mengenai pajak dan retribusi yang terdapat dalam undang-undang Nomor 1 Tahun 2022 tentang hubungan keuangan pemerintah pusat dan daerah yang mencabut dan menyatakan UU Nomor 28 Tahun 2009.

Ketentuan dalam undang-undang Nomor 22 Tahun 2022 tentang cipta kerja, mengamanatkan agar pemerintah pusat mendukung pelaksanaan penyederhanaan perizinan berusaha di daerah melalui dukungan insentif bagi Pemda yang mengalami penurunan PAD.

Olehnya, restrukturisasi pajak bertujuan untuk menyelaraskan objek pajak pusat dan daerah. Sehingga menghindari adanya duplikasi pemungutan pajak. Kemudian menyederhanakan administrasi perpajakan. Sehingga manfaat yang diperoleh lebih tinggi dibandingkan dengan biaya pemungutan.

“Melalui kesempatan ini, saya mengucapkan terima kasih kepada  Bapemperda DPRD Kota Palu dan Pansus yang telah banyak memberikan tanggapan, saran, pendapat dan perbaikan sekaligus menyelesaikan pembahasan sesuai jadwal yang telah ditetapkan. Selain itu juga ucapan terima kasih kepada seluruh jajaran perangkat Pemkot Palu yang telah berkontribusi dalam memberikan data dan informasi. Sekaligus membantu menjelaskan kepada Pansus. Sehingga pembahasan dapat berjalan dengan lancar dan berkesinambungan,” kata Reny.

Usai membacakan pendapat akhir, pimpinan rapat Paripurna menanyakan anggota DPRD apakah menerima dan menyetujui Ranperda pajak dan retribusi tersebut.  “Usai Wakil Wali Kota Palu membacakan pendapat akhirnya, semua anggota DPRD menyetujui Ranperda ini,” kata Armin.

Serentak anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah yang hadir dalam rapat, menerima dan menyetujuinya. Rapat Paripurna kemudian dilanjutkan dengan pendatanganan berita acara oleh Wakil Wali Kota dan Pimpinan DPRD Kota Palu. Kegiatan itu juga dihadiri anggota DPRD Palu dan pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemkot Palu. (who)

Latest article

More articles

WeCreativez WhatsApp Support
Silahkan hubungi kami disini kami akan melayani anda 24 Jam!!