25 June 2024
24.4 C
Palu

PT ANA Menjadi Pionir Pelaksanaan Program KB Perusahaan Pertama di Sulteng

Must read

MORUT – PT Agro Nusa Abadi (ANA) mendapatkan apresiasi dari Bupati Morowali Utara atas penghargaan pelayanan KB Perusahaan dari Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Sulawesi Tengah sekaligus terpilih menjadi yang pertama di Sulawesi Tengah meluncurkan Pelayanan KB perusahaan. Hal ini tentu menjadi kebanggaan bagi Kabupaten Morowali Utara.

Bupati Morowali Utara, Delis Julkarson Hehi, hadir secara langsung untuk meresmikan peluncuran pelayanan KB Perusahaan sekaligus menyerahkan penghargaan tersebut di area perumahan staf PT ANA pada Rabu (18/10).

“Izinkan kami menyampaikan ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya untuk peran serta kita semua dan teristimewa kami ingin menyampaikan apresiasi dan terima kasih secara khusus kepada PT Agro Nusa Abadi yang ada di Kabupaten Morowali Utara karena kontribusinya dalam rangka menyehatkan, mencerdaskan dan juga menyejahterakan masyarakat Kabupaten Morowali Utara lewat langkah-langkah yang dilakukan,” ujar Delis.

Ia mengatakan bahwa PT ANA telah berkontribusi besar untuk mendukung program pemerintah, secara khusus mewujudkan visi Kabupaten Morowali Utara, yakni mewujudkan masyarakat yang sehat, cerdas, dan sejahtera.

Kegiatan yang dibuka dengan sosialisasi pentingnya deteksi dini kanker payudara oleh Lovepink Indonesia memberi warna tersendiri dan terasa begitu semarak diikuti oleh ibu-ibu istri karyawan, dokter, bidan, dan kader-kader posyandu di lingkungan PT ANA.

Sosialisasi ini dirasa begitu penting karena menurut data kementerian kesehatan kanker payudara menjadi penyakit mematikan nomor satu bagi perempuan di Indonesia. Namun tidak hanya perempuan, laki-laki juga berisiko terdiagnosis kanker payudara walau dalam jumlah yang jauh lebih kecil dari perempuan.

Kegiatan ini juga turut dihadiri oleh perwakilan kepala dinas kesehatan Kabupaten Morowali Utara, Direktur RSUD Kolonodale, Camat Petasia Timur, tim BKKBN Provinsi Sulawesi Tengah dan juga beberapa perangkat desa di lingkungan PT ANA.

Ketua Pokja 10 Bidang KB dan Kesehatan Reproduksi BKKBN Provinsi Sulawesi Tengah, Andi Kameriah, yang mewakili Kepala Perwakilan BKKBN Sulteng menyampaikan bahwa dalam rangka Hari Kontrasepsi Sedunia, tahun ini BKKBN menggalakkan kembali KB Perusahaan dimana diharapkan akan memberikan kontribusi yang signifikan terhadap pencapaian peserta KB baru, KB aktif, dan peningkatan kesejahteraan karyawan.

“Peran perusahaan didalam pelaksanaan program KB sebenarnya telah berlangsung sejak lama dimana terbukti bermanfaat bagi kedua belah pihak, karena Karyawan yang menjadi peserta KB akan lebih sejahtera,” tutur Andi dalam sambutannya.

Melalui program KB diharapkan para karyawan dapat lebih fokus pada peningkatan kualitas anak sehingga berdampak juga pada pengurangan angka stunting, serta meningkatkan taraf hidup yang lebih baik.

Administratur PT Agro Nusa Abadi, Dani Sitorus dalam sambutannya menegaskan komitmen perusahaan dalam mendukung kenyamanan dan keamanan seluruh karyawan dan keluarga.

“Program-program yang diberikan memang diprioritaskan kepada seluruh karyawan dan keluarga, karena kita tidak hanya berharap karyawan dan keluarga kita ini hanya tinggal dalam satu sampai dua tahun, tetapi harapan kita bisa tetap terus bersama-sama sampai dengan masa pensiunnya di usia 55 tahun,” tegas Dani.

Dani mengungkapkan bahwa keunikan perusahaan perkebunan, khususnya di PT ANA, lingkungan pekerjaan dan lingkungan tempat tinggal berada di satu areal yang sama sehingga perusahaan memberikan fasilitas-fasilitas berupa rumah dinas untuk tempat tinggal bersama keluarga, termasuk ketersediaan listrik, air bersih, serta fasilitas untuk pendidikan.

Yang tidak kalah penting, perusahaan juga memberikan beras sebagai salah satu tambahan benefit bagi seluruh karyawan.

“Mungkin kalau akhir-akhir ini harga beras cukup melonjak tinggi ya, pak Bupati, tapi seluruh karyawan dan keluarga kita mudah-mudahan tidak berdampak karena beras memang kita sediakan dan itu juga relatif mencukupi atau bahkan lebih dari kebutuhan setiap bulannya,” terang Dani.

Masalah kesehatan juga menjadi salah satunya yang sangat diperhatikan. Perusahaan mendirikan poliklinik kebun di PT ANA, selain itu terdapat 14 Posyandu dengan 75 Kader yang tidak hanya melayani karyawan dan keluarga, namun juga masyarakat desa di sekitar wilayah perusahaan.

Para kader ini diharapkan bisa menjadi perpanjangan tangan dalam penanganan masalah kesehatan serta menjadi penerus ilmu dan pengetahuan seputar kesehatan. Termasuk menjadi kader dalam keberhasilan program KB dan deteksi dini kanker payudara yang saat ini masih dianggap tabu bagi sebagian masyarakat desa.

Selain itu perusahaan mengikuti regulasi pemerintah dimana seluruh karyawan dan keluarga seluruhnya sudah teradaftar di BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan.

Hubungan yang harmonis juga dibina dengan karyawan melalui adanya Serikat Pekerja dan melakukan kegiatan LKS Bipartit setiap bulan sehingga hal-hal yang mungkin menjadi kendala di perusahaan bisa dikomunikasikan secara baik dan harmonis.

Empat Pilar CSR perusahaan yang mencakup pilar ekonomi, kesehatan, pendidikan dan juga lingkungan terus menjadi prioritas yang dilaksanakan secara berkesinambungan.

“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas support dan dukungan yang diberikan oleh pemerintah daerah, khususnya Kabupaten Morawali Utara yang tidak henti-hentinya mendorong PT ANA untuk bisa terus berkembang dan bertumbuh bersama-sama dengan tumbuh dan berkembangnya Kabupaten Morawali Utara,” tutup Dani.(*/ham)

Latest article

More articles

WeCreativez WhatsApp Support
Silahkan hubungi kami disini kami akan melayani anda 24 Jam!!