19 May 2024
29.5 C
Palu

Pengurus Indonesia Offroad Federation (IOF) Sulawesi Tengah Dilantik

Must read

SIGI-Sekretaris Jenderal (Sekjen) Indonesian Offroad Federation (IOF) pusat, Ir. Joko Permana ST., MT, mewakili Ketua Umum (Ketum) IOF pusat melantik Pengurus Daerah (Pengda) IOF Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) periode 2021-2025 berdasarkan Surat Keputusan Nomor 182/SKEP/IOFPUSAT 18-22/IX/2021, dan membuka Rapat Kerja Daerah (Rakerda) IOF Sulawesi Tengah, Sabtu (27/05/2023).

Ketua Umum (Ketum) IOF Sulteng, Ir. H. Iskandar Nontji, ST., MT, bersama beberapa pengurus Pengda IOF Sulteng telah dilantik dan dikukuhkan secara resmi, menyatakan bersedia dan siap mengibarkan bendera dan panji-panji IOF (pataka) di wilayah Sulawesi Tengah untuk menjalankan semua program kerja dan kegiatannya di seluruh wilayah Sulawesi Tengah, di 12 kabupaten dan satu kota.

Pada kesempatan memberikan kata sambutannya, Sekjen IOF pusat, Joko Permana, mengungkapkan, baru kali ini dirinya menyaksikan dan mengalami sendiri pelantikan Pengda IOF di Indonesia tiga kegiatan pelantikan, yaitu satu Pengda dan dua Pengurus Cabang (Pengcab) IOF.

“Ini merupakan sejarah bagi IOF pusat. Dimana nanti di Provinsi Sulawesi Tengah ini kami melantik satu Pengda yaitu Pengda IOF Sulteng dirangkaikan dengan pelantikan dua Pengcab, yaitu Pengcab IOF Kabupaten Parigi Moutong (Parimo) dan Pengcab IOF Kabupaten Sigi, “ tutur Joko Permana.

Dengan dilakukannya pelantikan itu, Joko sangat berharap pengurus daerah dan pengurus cabang ini kedepan menjadi suporting untuk IOF pusat.

” Ini komunitas offroad. Orang gila tapi terhormat. Namun demikian, komunitas kita penggemar mobil offroad ini perkumpulan yang bisa melindungi komunitas dan keluarganya sendiri, ” kata Joko.

Dikatakannya di organisasi IOF ini ada berbagai lomba yang digelar, juga pertandingan, ekspedisi, dan eksebisinya.

” Harapan saya kedepan, karena di organisasi kita ini ada yang jenderal, ada pelaku bisnis dan usaha, dan Aparatur Sipil Negara (ASN), juga berprofesi sebagai dokter dan sebagainya, sehingga bagi saya memandangnya kita semua ini sama. Satu keluarga besar, “ ujarnya.

“ Sebagai pengurus pusat, IOF rutin dan terjadwal menggelar kompetisi, sehingga diharapkan semua anggotanya mengantongi KTA, biar kita tertib administrasi semuanya, ” tandasnya.

Ketua Umum (Ketum) Pengda IOF Sulteng, yang baru saja dilantik dan dikukuhkan H. Iskandar Nontji, menyampaikan salam off road di hadapan Sekjen IOF pusat, pengurus Pengda IOF Sulteng, Pengcab IOF Parimo, dan Pengcab IOF Sigi.

“ Salam offroad. Saya adalah penikmat off road. Di organisasi ini, bergabung person-person penghobby dan penggemar offroad dari berbagai macam profesi, ada polisi, ada ASN, ada dokter, ada pengusaha, ada politisi, dan sebagainya. Terima kasih kepada pembentuk pengurus cabang. Inilah kepengurusan terbanyak kurang lebih 130 KTA. Sudah bersertifakat dan lancar ikut iven, “ kata H. Iskandar Nontji.

Dipaparkan Iskandar, Pengda IOF Sulteng sejauh ini telah melakukan konsolidasi dan pembentukan Pengcab, telah aktif dan terbentuk empat Pengcab yang akan diikuti oleh Tolitoli dan Banggai. Kedepan akan menyusul lagi terbentuknya Pengcab IOOF di Kabupaten Donggala dan Buol.

“Kita targetkan 70-80 persen sudah solid dan terbentuk semua cabang (daerah). Bagi saya, begitu pentingnya KTA itu. Karenanya, mari kita, teman-teman semua untuk mengurus KTA. Jangan mempersulit kepengurusan KTA. Yang penting sudah memenuhi syarat, silakan. Setelah ini kita akan melalukan Rakerda. Setiap Pengcab menyiapkan program kerjanya, “ seru Iskandar.

“Silakan bendera dan pataka IOF kita kibarkan sampai ke daerah-daerah, “ tegas Iskandar lagi.

Sementara itu, Ketua Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) Sulteng, Ir. H. Syaifullah Jafar, dalam sambutannya mengatakan, Undang Undang Olahraga baru, menengaskan bahwa pembinaan olahraga melalui tiga kegiatan, yaitu pendidikan, olahraga masyarakat, dan profesional.

“Kami mengucapkan selamat atas dilantiknya pengurus IOF di Sulteng, ” ucapnya.

“ KORMI adalah olahraga yang bertujuan untuk membugarkan masyarakat, ada unsur-unsur kebahagiaan di dalamnya. KORMI bertujuan untuk meningkatkan prestasi seluruh harkat dan martabat, “ papar Syaifullah.

Dijelaskannya lagi, KORMI juga salah satu olahraga dunia. Festival Olahraga Nasional (Fornas) berikutnya akan dilaksanakan di Jawa Barat (Jabar).

“ KORMI di daerah ada festival kabupaten, provinsi, dan nasional.
Saat ini sudah berhimpun 80 organisasi olahraga di bawah KORMI. Di Sulteng sudah ada 34 cabang olahraga (Cabor). Dalam KORMI ada olahraga kebugaran dan kesehatan. Kemudian olahraga tradisional. Selanjutnya, ada olahraga petualangan, dan tantangan, “ urainya.

Syaifullah menginformasikan, di Sulteng ada cabang olahraga di KORMI kini menjadi andalan, diantaranya lari triatlon. Dua warga kita mengikuti iven pertandingan di Australia. Satu warga kita mengikuti orientening di Kualalumpur Malaysia.

Syaifullah juga menyampaikan masukannya dan harapannya, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulteng dapat menyisihkan anggaran melalui APBD. Di Fornas Banjarmasin yang lalu pihaknya membiayai kegiatan secara mandiri. Namun saat Fornas di Palembang itu 50-50, dengan pemerintah.
Dalam waktu dekat KORMI Sulteng akan menggelar Road to Fornas di Taman GOR Kota Palu, yang akan dilaksanakan pada 4 juni 2023 nanti. Dihadiri oleh Ketua KORMI pusat, Hayono Isman.(mch)

Latest article

More articles

WeCreativez WhatsApp Support
Silahkan hubungi kami disini kami akan melayani anda 24 Jam!!