Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memantau sebaran asap kebakaran hutan dan lahan yang bergerak melintasi perbatasan menuju Semenanjung Malaysia dan Singapura, berdasarkan citra satelit Himawari-9 pada Minggu (25/10/2026) pukul 14.00 WITA.
BMKG mencatat citra satelit pada pukul 13.00 WIB (14.00 WITA) menunjukkan asap dari Pulau Sumatera mengarah ke Semenanjung Malaysia dan Singapura. Asap dari Kalimantan juga terpantau menyebar ke wilayah Sarawak, Semenanjung Malaysia, dan Singapura. Lembaga itu turut menemukan sebaran asap dari Papua Nugini menuju Papua Selatan.
Dalam factsheet yang dirilis pada 25 Oktober 2026, BMKG menjelaskan analisis citra dibuat melalui kombinasi kanal warna RGB (merah, hijau, biru) yang ditumpangkan dengan data arah dan kecepatan angin pada lapisan atmosfer 1000 mb serta titik panas dari Geohotspot. Pada citra pemantauan, wilayah yang terindikasi sebaran asap diberi tanda poligon berwarna merah.
BMKG juga menyampaikan bahwa penggunaan kanal visibel pada kombinasi RGB membuat citra pemantauan hanya tersedia pada siang hingga sore hari. Selain mengidentifikasi pergerakan lintas batas, satelit Himawari-9 mendeteksi sebaran asap di berbagai provinsi di Indonesia, dari Sumatera hingga Papua.
Secara spesifik, BMKG mencatat wilayah yang terpantau sebaran asap meliputi beberapa provinsi di Sumatera—termasuk Sumatera Utara, Riau, dan Sumatera Selatan—serta provinsi di Kalimantan seperti Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, dan Kalimantan Timur. Lembaga itu juga melaporkan sebaran di sejumlah wilayah di Papua dan wilayah tengah Indonesia.
BMKG mengimbau masyarakat dan pemangku kepentingan untuk memperhatikan peringatan kualitas udara dan informasi kebakaran hutan dan lahan melalui kanal resmi BMKG, serta menginformasikan bahwa citra berbasis kanal visibel memiliki keterbatasan waktu pengambilan gambar sehingga pemantauan dilanjutkan dengan data lainnya.
Ringkasan temuan BMKG
- Satelit: Himawari-9; pengamatan 25 Oktober 2026 pukul 13.00 WIB (14.00 WITA).
- Arah pergerakan: umumnya dari barat daya menuju timur laut.
- Wilayah terdampak: sebaran asap terdeteksi dari Sumatera, Kalimantan, hingga Papua, serta lintas batas menuju Malaysia dan Singapura.