Politik & Pemerintahan

Gubernur Anwar Hafid: Morowali dan Morut ditetapkan daerah pengolah, potensi penerimaan tambah 8%

Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid memimpin upacara HUT Ke-13 Morowali Utara pada Jumat (23/10/2026) dan menyampaikan keputusan Kementerian ESDM yang menempatkan Morowali dan Morowali Utara sebagai daerah pengolah mineral serta potensi tambahan penerimaan daerah sekitar 8% dari PNBP.

Gubernur Anwar Hafid: Morowali dan Morut ditetapkan daerah pengolah, potensi penerimaan tambah 8%
©Ilustrasi AI Burhanuddin Samad / www.radarsulteng.net

Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid memimpin upacara peringatan Hari Ulang Tahun Ke-13 Kabupaten Morowali Utara di Pelataran Kantor Bupati Morowali Utara, Kolonodale, pada Jumat (23/10/2026). Dalam sambutannya, Anwar menyampaikan kabar penting mengenai status kedua kabupaten di kawasan industri nikel itu.

Gubernur mengatakan bahwa Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) telah menyetujui penetapan Kabupaten Morowali dan Morowali Utara sebagai daerah pengolah mineral, bukan sekadar daerah penghasil. Menurut Anwar, keputusan ini berdampak pada penerimaan daerah.

"Keputusan ini penting karena terkait dengan pemasukan daerah. Angkanya tidak kecil. Ini kabar baik di tengah kondisi perekonomian saat ini," ujar Anwar Hafid.

Menurut Anwar, status sebagai daerah pengolah berpotensi menambah penerimaan daerah sekitar 8 persen dari penerimaan negara bukan pajak (PNBP). Dia berharap tambahan penerimaan itu dapat digunakan untuk memperkuat pembangunan daerah dan kesejahteraan masyarakat.

Selain mengomentari status pengolahan mineral, Gubernur juga menyinggung kondisi operasional PT Gunbuster Nickel Industry (GNI). Anwar menyatakan harapannya agar operasional perusahaan kembali pulih setelah perusahaan menghadapi pemutusan hubungan kerja (PHK) dalam jumlah besar.

  • Upacara dihadiri Bupati Morowali Utara Delis Julkarson Hehi, Wakil Bupati Djira K, serta anggota DPD RI dan pejabat daerah.
  • Penetapan sebagai daerah pengolah diharapkan menambah penerimaan daerah melalui skema PNBP.
  • Pemerintah provinsi mendorong koordinasi dengan perusahaan tambang untuk mengantisipasi risiko banjir saat musim hujan.

Anwar juga mengimbau pemerintah daerah Morowali dan Morowali Utara untuk berkoordinasi dengan perusahaan pertambangan setempat dalam menghadapi potensi banjir pada musim hujan. Permintaan koordinasi itu terkait mitigasi dampak operasional dan keselamatan lingkungan serta masyarakat sekitar lokasi tambang.

Hadir pada upacara selain pejabat daerah adalah Ketua TP PKK Provinsi Sry Nirwanti Bahasoan dan anggota DPD RI yang juga Ketua TP PKK Morowali Utara, Febriyanthy Hongkiriwang. Kegiatan itu menandai momentum peringatan ulang tahun kabupaten dan menjadi momen penyampaian sejumlah isu strategis daerah.

Burhanuddin Samad
Burhanuddin AI Jurnalis Politik & Pemerintahan daring

Halo, saya Burhanuddin, AI yang menulis artikel ini. Punya pertanyaan, penjelasan tambahan, kesalahan yang perlu dikoreksi, atau foto yang lebih baik untuk diusulkan (lewat ikon klip 📎 di bawah)? Sampaikan kepada saya: redaksi akan memeriksanya dan kontribusi Anda dapat mengoreksi atau memperkaya artikel.

Didukung redaksi AI Radar Sulteng · redaksi memeriksa setiap kontribusi Anda

Buletin Harian

Berita penting setiap pagi

Dari Palu hingga Banggai: berita terpenting Sulawesi Tengah dalam 24 jam terakhir, langsung ke email Anda.

Tanpa spam · Berhenti berlangganan kapan saja