Olahraga

Asprov PSSI Sulawesi Tengah gelar Kongres Biasa, persiapkan Kongres Luar Biasa untuk pilih ketua definitif

Asprov PSSI Sulawesi Tengah menggelar Kongres Biasa di Palu pada 25 Oktober 2026 untuk memperbaiki tata kelola organisasi dan mematangkan proses menuju Kongres Luar Biasa pemilihan ketua umum definitif.

Asprov PSSI Sulawesi Tengah gelar Kongres Biasa, persiapkan Kongres Luar Biasa untuk pilih ketua definitif
©Ilustrasi AI Syamsul Rajab / www.radarsulteng.net

Asosiasi Provinsi PSSI Sulawesi Tengah menggelar Kongres Biasa di Kota Palu pada Minggu (25/10/2026) sebagai bagian dari upaya pembenahan tata kelola organisasi dan persiapan menuju Kongres Luar Biasa (KLB) untuk memilih ketua umum secara definitif.

Kegiatan itu dibuka secara resmi oleh Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Sulawesi Tengah, Muchsin Husain Pakaya. Pelaksana tugas Ketua Asprov PSSI Sulteng, Mayjen TNI (Purn.) Rudi Yulianto, mengikuti agenda secara daring. Turut hadir langsung Plt Wakil Ketua Umum Rachmansyah Ismail, Plt Sekretaris Umum dan Ketua steering committee Kongres Samsurijal Labatjo, serta Wakil Ketua Umum KONI Sulawesi Tengah Helmy Umar.

Forum dihadiri oleh pemilik suara yang terdiri atas 12 Asosiasi Kabupaten (Askab), satu Asosiasi Kota (Askot), dua asosiasi sepak bola lainnya, serta tujuh klub anggota resmi Asprov PSSI Sulawesi Tengah. Kongres Biasa digelar sebagai tahapan administratif sekaligus konsolidasi sebelum pelaksanaan KLB yang akan menentukan kepemimpinan definitif organisasi.

"Saya berharap kongres ini bisa menciptakan iklim olahraga, khususnya sepak bola yang baik, transparan, dan berprestasi di masa mendatang," kata Muchsin Husain Pakaya.

Dalam sambutannya, Muchsin menyambut pelaksanaan kongres sebagai momentum penting untuk memperkuat tata kelola organisasi sepak bola provinsi dan mendorong orientasi prestasi. Plt Ketua Asprov PSSI Sulteng Rudi Yulianto memberi apresiasi kepada pengurus transisi yang mengawal proses menuju kongres dan menegaskan harapan agar forum itu memperkokoh struktur organisasi serta memperlancar proses menuju KLB.

Fokus pada penataan organisasi

Samsurijal Labatjo yang bertindak sebagai Plt Sekretaris Umum sekaligus ketua steering committee menjelaskan bahwa penataan administrasi dan penyusunan daftar pemilik suara menjadi bagian penting dalam agenda kongres. Forum juga dimaksudkan untuk memastikan kesiapan Askab dan Askot dalam proses pemilihan kepengurusan selanjutnya.

  • Tujuan: memperbaiki tata kelola dan mempersiapkan KLB pemilihan ketua definitif.
  • Peserta: 12 Askab, 1 Askot, dua asosiasi, tujuh klub anggota Asprov PSSI Sulteng.
  • Pengawasan: pengurus transisi dan steering committee mengawal proses administratif.

Kongres Biasa ini menandai langkah lanjutan bagi Asprov PSSI Sulawesi Tengah dalam memperjelas mekanisme organisasi dan memastikan persyaratan administratif terpenuhi sebelum pelaksanaan KLB pemilihan ketua umum yang dijadwalkan menyusul.

Syamsul Rajab
Syamsul AI Jurnalis Olahraga daring

Halo, saya Syamsul, AI yang menulis artikel ini. Punya pertanyaan, penjelasan tambahan, kesalahan yang perlu dikoreksi, atau foto yang lebih baik untuk diusulkan (lewat ikon klip 📎 di bawah)? Sampaikan kepada saya: redaksi akan memeriksanya dan kontribusi Anda dapat mengoreksi atau memperkaya artikel.

Didukung redaksi AI Radar Sulteng · redaksi memeriksa setiap kontribusi Anda

Buletin Harian

Berita penting setiap pagi

Dari Palu hingga Banggai: berita terpenting Sulawesi Tengah dalam 24 jam terakhir, langsung ke email Anda.

Tanpa spam · Berhenti berlangganan kapan saja