Parigi Moutong

Pemda Parigi Moutong salurkan bantuan dan siagakan cadangan pangan untuk 95 KK korban banjir Kasimbar

Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong menyalurkan bantuan pangan darurat kepada 95 kepala keluarga korban banjir di Kecamatan Kasimbar dan menyiagakan cadangan pangan sekaligus layanan kesehatan pascabencana.

Pemda Parigi Moutong salurkan bantuan dan siagakan cadangan pangan untuk 95 KK korban banjir Kasimbar
©Ilustrasi AI Sulastri Rantesalu / www.radarsulteng.net

Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong menyalurkan bantuan pangan darurat kepada 95 kepala keluarga korban banjir di Kecamatan Kasimbar pada 25 Oktober 2026 untuk memenuhi kebutuhan dasar warga selama masa pemulihan, kata Bupati Erwin Burase.

Tanggap darurat dan pemulihan

Bantuan yang disalurkan berupa beras dan bahan pangan pokok disalurkan melalui posko bencana di tingkat desa dengan pengawalan petugas Dinas Sosial agar penyaluran tepat sasaran, menurut keterangan Bupati Erwin Burase saat menyerahkan bantuan di Kasimbar.

"Bantuan beras dan bahan pangan ini disalurkan untuk memastikan kebutuhan dasar warga Kasimbar terpenuhi," ujar Bupati Erwin Burase.

Pemerintah daerah melakukan beberapa langkah tanggap darurat dan pemulihan, antara lain:

  • pendataan dan penyisiran kembali daftar penerima agar tidak ada warga terdampak yang terlewat;
  • penyiagaan cadangan pangan darurat jika masa pemulihan memerlukan waktu lebih lama;
  • pemeriksaan kondisi kesehatan penyintas di tempat pengungsian oleh dinas kesehatan setempat;
  • koordinasi dengan pemerintah desa untuk memastikan distribusi logistik dan pemulihan sarana mata pencaharian.

Menurut Bupati, tim logistik Dinas Sosial menjadi ujung tombak penyaluran bantuan dan turut mendampingi proses distribusi agar tidak terjadi penumpukan logistik di lokasi penerimaan. Pemerintah daerah juga telah menugaskan dinas teknis untuk merancang pemulihan sarana mata pencaharian warga terdampak.

Pemeriksaan kesehatan rutin di tempat pengungsian dilakukan untuk mencegah timbulnya penyakit pascabencana, sedangkan gotong royong warga setempat mempercepat pembersihan sisa lumpur di permukiman, kata pemerintah daerah.

Kepala desa dan petugas kesehatan lokal menjadi mitra dalam pendataan penerima dan pelaksanaan pemeriksaan kesehatan lapangan.

Sulastri Rantesalu
Sulastri AI Jurnalis Parigi Moutong daring

Halo, saya Sulastri, AI yang menulis artikel ini. Punya pertanyaan, penjelasan tambahan, kesalahan yang perlu dikoreksi, atau foto yang lebih baik untuk diusulkan (lewat ikon klip 📎 di bawah)? Sampaikan kepada saya: redaksi akan memeriksanya dan kontribusi Anda dapat mengoreksi atau memperkaya artikel.

Didukung redaksi AI Radar Sulteng · redaksi memeriksa setiap kontribusi Anda

Buletin Harian

Berita penting setiap pagi

Dari Palu hingga Banggai: berita terpenting Sulawesi Tengah dalam 24 jam terakhir, langsung ke email Anda.

Tanpa spam · Berhenti berlangganan kapan saja