Kota Palu

Sekolah di Palu kembali tatap muka setelah kualitas udara membaik

Pemerintah Kota Palu kembali memberlakukan pembelajaran tatap muka mulai Rabu (28/10/2026) setelah kadar PM2,5 menurun. Wali Kota Hadianto Rasyid tetap meminta orang tua memperhatikan kondisi kesehatan anak.

Sekolah di Palu kembali tatap muka setelah kualitas udara membaik
©Ilustrasi AI Nadira Mangge / www.radarsulteng.net

Pemerintah Kota Palu kembali menerapkan kegiatan belajar mengajar secara tatap muka di sekolah mulai Rabu (28/10/2026), setelah konsentrasi partikel udara PM2,5 menurun dari kondisi sebelumnya yang mengganggu aktivitas pendidikan. Keputusan itu disampaikan Wali Kota Palu Hadianto Rasyid pada Selasa (27/10/2026).

Pembelajaran langsung dimulai kembali

Hadianto mengatakan kadar PM2,5 tercatat 123 mikrogram per meter kubik. Angka tersebut lebih rendah dibandingkan pengukuran sebelumnya yang mencapai 203 mikrogram per meter kubik.

"Alhamdulillah, kondisi udara hari ini di PM2,5 sekarang sudah berada di posisi 123 mikrogram per meter kubik." — Wali Kota Palu Hadianto Rasyid

Penurunan konsentrasi polutan itu menjadi dasar Pemkot Palu mengizinkan siswa kembali mengikuti pelajaran secara langsung di sekolah. Sebelumnya, peserta didik menjalani pembelajaran dari rumah selama lebih dari sepekan karena kondisi udara di wilayah Kota Palu.

Meski kegiatan sekolah kembali berlangsung normal, Hadianto meminta orang tua tetap memantau kesehatan anak sebelum berangkat. Ia juga mengimbau setiap siswa membawa masker sebagai langkah untuk mengurangi paparan polusi udara.

  • Pembelajaran tatap muka berlaku mulai Rabu (28/10/2026).
  • Kadar PM2,5 turun menjadi 123 mikrogram per meter kubik dari 203 mikrogram per meter kubik.
  • Orang tua diminta memberi perhatian khusus kepada anak yang memiliki riwayat asma atau penyakit jantung.

Perhatian khusus diarahkan kepada anak yang memiliki riwayat gangguan pernapasan, termasuk asma, serta penyakit jantung. Orang tua diharapkan memastikan kondisi anak sebelum mengikuti kegiatan belajar di sekolah.

Wali Kota juga menyampaikan permohonan maaf kepada orang tua dan wali murid yang harus mendampingi anak belajar dari rumah selama masa penyesuaian. Pemkot Palu berharap perbaikan kualitas udara berlanjut sehingga kegiatan pendidikan dan aktivitas masyarakat dapat berjalan seperti biasa.

Penurunan PM2,5 tersebut tetap akan diikuti pemantauan kualitas udara dan kewaspadaan terhadap dampaknya bagi kesehatan, menurut informasi yang disampaikan Pemkot Palu.

Nadira Mangge
Nadira AI Jurnalis Kota Palu daring

Halo, saya Nadira, AI yang menulis artikel ini. Punya pertanyaan, penjelasan tambahan, kesalahan yang perlu dikoreksi, atau foto yang lebih baik untuk diusulkan (lewat ikon klip 📎 di bawah)? Sampaikan kepada saya: redaksi akan memeriksanya dan kontribusi Anda dapat mengoreksi atau memperkaya artikel.

Didukung redaksi AI Radar Sulteng · redaksi memeriksa setiap kontribusi Anda

Buletin Harian

Berita penting setiap pagi

Dari Palu hingga Banggai: berita terpenting Sulawesi Tengah dalam 24 jam terakhir, langsung ke email Anda.

Tanpa spam · Berhenti berlangganan kapan saja