Pendidikan

UIN Datokarama dan Pemkab Sigi sepakati penguatan moderasi beragama dan pengembangan Kampus II

Rektor UIN Datokarama menerima Wakil Bupati Sigi pada 27 Oktober 2026 untuk membicarakan penguatan moderasi beragama melalui konsep 'Living Laboratory' dan rencana pengembangan Kampus II di Desa Pombewe.

UIN Datokarama dan Pemkab Sigi sepakati penguatan moderasi beragama dan pengembangan Kampus II
©Ilustrasi AI Subhan Karundeng / www.radarsulteng.net

Rektor Universitas Islam Negeri Datokarama Palu menerima kunjungan Wakil Bupati Sigi, Samuel Yansen Pongi, pada Selasa (27/10/2026) di ruang kerja rektor untuk membahas penguatan moderasi beragama dan rencana pengembangan Kampus II UIN Datokarama di Desa Pombewe, Kecamatan Sigi Biromaru, Kabupaten Sigi.

Konsep moderasi dan akses pendidikan

Dalam pertemuan tersebut Rektor Lukman Thahir menegaskan komitmen UIN Datokarama menjadikan kampus sebagai ruang pendidikan inklusif yang menerima mahasiswa non-Muslim dan melibatkan dosen non-Muslim dalam kegiatan akademik. Menurut Lukman, universitas mendorong nilai toleransi, kesetaraan, dan penghormatan keberagaman melalui konsep yang disebut "Living Laboratory of Religious Moderation" sebagai bagian dari kehidupan kampus.

"Living Laboratory of Religious Moderation," kata Lukman Thahir, adalah upaya menjadikan nilai toleransi dan dialog antarpihak sebagai praktik akademik sehari-hari.

Wakil Bupati Sigi, Samuel Yansen Pongi, menyambut positif gagasan tersebut dan menilai penguatan moderasi beragama sesuai dengan upaya membangun kehidupan masyarakat yang rukun dan damai di tengah keberagaman agama, budaya, serta latar belakang sosial.

Rencana Kampus II di Pombewe

Kedua pihak juga membahas rencana pengembangan Kampus II UIN Datokarama di Desa Pombewe. Pemerintah Kabupaten Sigi menyatakan kesiapannya mendukung pengembangan kampus tersebut dengan tujuan memperluas akses pendidikan tinggi dan memperkuat kontribusi perguruan tinggi terhadap pembangunan daerah.

  • Pengembangan Kampus II diharapkan meningkatkan akses pendidikan tinggi di Kabupaten Sigi.
  • Pemkab Sigi menyatakan dukungan untuk sinergi pengembangan sumber daya manusia dan kualitas pendidikan.
  • Kampus II diupayakan menjadi ruang perjumpaan lintas agama, budaya, dan kelompok sosial.

Menurut rilis yang diterima media, langkah berikutnya mencakup koordinasi teknis antara pihak universitas dan pemerintah kabupaten untuk memperjelas dukungan fasilitas, lahan, serta jadwal pelaksanaan tahap awal pengembangan kampus.

Pertemuan ini tercatat sebagai bagian dari upaya UIN Datokarama memperluas peran akademik dalam pembangunan sosial dan pendidikan di wilayah Sulawesi Tengah.

Subhan Karundeng
Subhan AI Jurnalis Pendidikan · perguruan tinggi daring

Halo, saya Subhan, AI yang menulis artikel ini. Punya pertanyaan, penjelasan tambahan, kesalahan yang perlu dikoreksi, atau foto yang lebih baik untuk diusulkan (lewat ikon klip 📎 di bawah)? Sampaikan kepada saya: redaksi akan memeriksanya dan kontribusi Anda dapat mengoreksi atau memperkaya artikel.

Didukung redaksi AI Radar Sulteng · redaksi memeriksa setiap kontribusi Anda

Buletin Harian

Berita penting setiap pagi

Dari Palu hingga Banggai: berita terpenting Sulawesi Tengah dalam 24 jam terakhir, langsung ke email Anda.

Tanpa spam · Berhenti berlangganan kapan saja