Pemadaman berlangsung hingga dini hari
Tim gabungan memadamkan kebakaran hutan dan lahan di kawasan perbukitan Desa Tojo, Kabupaten Tojo Una-Una, pada Sabtu (31/10/2026) malam hingga Minggu (1/11/2026) dini hari setelah api membakar semak belukar kering di sekitar lokasi yang berjarak sekitar 1 kilometer dari SMAN 2 Tojo.
Kapolsek Tojo Iptu I Gusti Lanang Mardika mengatakan dirinya memimpin penanganan setelah menerima informasi dari Bhabinkamtibmas Desa Tojo Aipda Putu Radiasa sekitar pukul 20.10 WITA. Petugas menghadapi medan perbukitan dan tebing curam saat menuju titik api.
"Kondisi lahan yang terbakar berada di perbukitan atau tebing dengan jarak sekitar 1 kilometer dari SMAN 2 Tojo, sehingga menjadi hambatan bagi personel saat melakukan pemadaman," kata Iptu I Gusti Lanang Mardika.
Upaya pemadaman melibatkan personel kepolisian, pemadam kebakaran, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Tentara Nasional Indonesia, Manggala Agni, Masyarakat Peduli Api, dan warga setempat. Petugas menggunakan dua unit mobil pemadam kebakaran serta peralatan pemadaman manual.
- Enam personel Polri dan enam personel Manggala Agni;
- Tiga personel Dinas Pemadam Kebakaran, dua personel BPBD, dan satu personel TNI;
- Dukungan Masyarakat Peduli Api serta warga Desa Tojo.
Menurut Mardika, kobaran utama berangsur mereda setelah tim bekerja bersama. Api yang sebelumnya terlihat membakar semak belukar kering tidak lagi tampak, tetapi petugas belum meninggalkan lokasi.
Personel berjaga di sekitar SMAN 2 Tojo sampai pukul 03.30 WITA karena masih menemukan bara yang mengeluarkan asap. Kepolisian dan instansi terkait melanjutkan pemantauan untuk memastikan tidak muncul titik api susulan.
Mardika menyebut dugaan sementara api bermula dari kawasan Padang Kambula lalu merambat ke area yang terbakar. Ia belum menyampaikan penyebab pasti kebakaran tersebut.