Gebyar PAUD 2026 Kota Palu melibatkan 1.000 anak taman kanak-kanak dalam lomba mewarnai gambar massal di Sriti Convention Hall, Kamis (29/10/2026), sebagai bagian dari upaya memperkuat pendidikan anak usia dini dan mendukung percepatan program wajib belajar 13 tahun.
Kegiatan tersebut diselenggarakan Kelompok Kerja Bunda Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Kota Palu bersama Ikatan Guru Taman Kanak-kanak Indonesia-Persatuan Guru Republik Indonesia (IGTKI-PGRI) dan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Palu.
Kompetensi pendidik menjadi perhatian
Bunda PAUD Kota Palu, Hj. Diah Puspita, mengatakan peningkatan mutu PAUD tidak cukup dilakukan dengan menyediakan gedung dan fasilitas. Menurut dia, kemampuan tenaga pendidik menjadi bagian penting agar layanan pendidikan dapat dirasakan secara berkelanjutan oleh masyarakat.
"Penguatan kualitas PAUD tidak hanya berfokus pada ketersediaan gedung dan kelengkapan fasilitas, tetapi juga pada kesiapan tenaga pendidik yang berkualitas," kata Bunda PAUD Kota Palu, Hj. Diah Puspita.
Diah menilai penguatan kompetensi guru perlu menjadi perhatian dalam penyelenggaraan pendidikan anak usia dini. Langkah itu diharapkan membantu meningkatkan kualitas pembelajaran bagi anak-anak di wilayah Kota Palu.
Orang tua diajak memperkuat lingkungan belajar
Rangkaian kegiatan juga memuat talkshow tentang pengasuhan anak bagi orang tua murid. Materi tersebut menghadirkan Dr. Asia, M.Pd., dari Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Sulawesi Tengah.
Dalam pemaparannya, Asia menekankan pentingnya hubungan antara satuan pendidikan dan keluarga. Lingkungan keluarga dinilai berperan dalam mendukung proses tumbuh kembang serta pembentukan dasar pendidikan anak.
- Gebyar PAUD berlangsung di Sriti Convention Hall, Kota Palu.
- Lomba mewarnai diikuti 1.000 anak taman kanak-kanak.
- Kegiatan turut memuat edukasi pengasuhan bagi orang tua murid.
Pemerintah Kota Palu berharap kegiatan tersebut ikut mendorong peningkatan angka partisipasi sekolah. Harapan itu dibangun melalui kerja sama antara sekolah, keluarga, dan pemerintah dalam memperkuat fondasi pendidikan pada masa awal pertumbuhan anak.