PT Poso Energy menebar 1.000 benih ikan sidat jenis Anguilla marmorata di kawasan Batu Apung atau Watuyano, Desa Dulumai, Kabupaten Poso, Senin (2/11/2026). Penebaran itu dilakukan sebagai bagian dari upaya memulihkan populasi ikan asli sekaligus menjaga keseimbangan ekosistem perairan Danau Poso.
Manager Representatif Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan PT Poso Energy Agus Syamsi mengatakan kegiatan tersebut merupakan pelaksanaan periode kedua sepanjang 2026. Perusahaan melaksanakan penebaran secara berkala dan terukur di habitat alami sidat.
"Kami melepas sekitar 1.000 ekor sidat jenis Anguilla marmorata di lokasi Batu Apung atau Watuyano, Desa Dulumai, Danau Poso," kata Agus Syamsi.
Menurut Agus, program itu menjadi bentuk kontribusi perusahaan dalam mendukung pelestarian spesies ikan asli Danau Poso. Penebaran benih juga diarahkan untuk menjaga keberlangsungan habitat perairan agar tetap dapat menopang kehidupan berbagai jenis biota.
Konservasi membutuhkan keterlibatan bersama
Agus menyebut pelestarian sidat tidak cukup dilakukan melalui penebaran kembali benih. Upaya tersebut juga memerlukan dukungan sejumlah pihak untuk menjaga keberlanjutan konservasi di kawasan danau.
- Pemerintah diperlukan untuk mendukung upaya pelestarian kawasan danau.
- Kalangan akademisi dan pelaku usaha diharapkan ikut memperkuat kegiatan konservasi.
- Masyarakat di sekitar Danau Poso berperan dalam menjaga kualitas habitat perairan.
Ia mengatakan keterlibatan pemerintah, akademisi, pelaku usaha, dan masyarakat diperlukan untuk menjaga kualitas habitat serta keberlanjutan sumber daya perikanan di Danau Poso. Penebaran benih sidat di Batu Apung menjadi bagian dari program perusahaan yang dilaksanakan secara berkala pada 2026.