SDN 6 Palu meraih juara dalam lomba permainan tradisional Hadang yang diikuti siswa dari delapan sekolah dasar di Kota Palu, Rabu (28/10/2026). UPT Taman Budaya dan Museum, Dinas Kebudayaan Sulawesi Tengah, menggelar perlombaan tersebut sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Museum Tahun 2026.
Permainan tradisional menjadi sarana pembelajaran
Para peserta mengikuti perlombaan sejak babak penyisihan dengan dukungan dari sekolah masing-masing. Persaingan berlangsung meriah karena setiap tim berusaha melewati seluruh tahapan permainan dan mempertahankan wilayahnya.
Selain SDN 6 Palu, sekolah yang berpartisipasi ialah MIS Alkhairaat Perumnas, SDN 2 Palu, SD Inpres Bayaoge, SD Inpres 2 Kamonji, MIS Alkhairaat Bayaoge, SD Inpres 1 Kamonji, dan SDN 14 Palu.
- Peserta berasal dari delapan sekolah dasar di Kota Palu.
- SDN 6 Palu menjadi pemenang lomba Hadang.
- Lomba merupakan rangkaian Hari Museum Tahun 2026.
Kepala UPT Taman Budaya dan Museum Sulawesi Tengah, Rim, mengatakan lomba Hadang tidak hanya diarahkan untuk menjaga keberadaan permainan tradisional. Kegiatan itu juga digunakan sebagai media pendidikan karakter bagi siswa sekolah dasar.
"Lomba permainan tradisional Hadang merupakan rangkaian kegiatan dalam memperingati Hari Museum Nasional Tahun 2026." — Kepala UPT Taman Budaya dan Museum Sulawesi Tengah Rim
Menurut Rim, permainan tersebut melatih kerja sama, sikap sportif, ketekunan menghadapi tantangan, serta kemampuan mengambil keputusan secara cepat. Dalam permainan Hadang, tim penyerang berupaya melewati garis atau petak penjaga hingga mencapai garis belakang, kemudian kembali ke garis awal tanpa tersentuh.
Sementara itu, tim penjaga bertugas menghadang dan menyentuh pemain lawan agar tidak melewati garis pertahanan. UPT Taman Budaya dan Museum Sulteng sebelumnya menggelar kegiatan Museum Sulteng Goes To Campus di Universitas Tadulako. Setelah lomba Hadang, rangkaian Hari Museum Tahun 2026 dijadwalkan berlanjut dengan lomba Inovasi Tata Pamer.